Skip to content Skip to footer

Merawat Harmoni di Tempat Kerja, SPNP UP Cirata Gelar Pelatihan Hubungan Industrial Berbasis Pancasila

Di tengah dunia kerja yang terus berubah dan penuh tantangan, dibutuhkan hubungan industrial yang adil, manusiawi, dan harmonis. Sadar akan hal itu, Serikat Pekerja Nusantara Power (SPNP) UP Cirata menyelenggarakan pelatihan bertajuk Hubungan Industrial Pancasila, sebuah kegiatan yang dirangkai bersama Rapat Kerja Tahunan dan forum LKS Bipartit, yang berlangsung penuh semangat di Tjendana Bistro, Bandung, pada hari Senin, 28 April 2025.

Sebanyak 22 peserta hadir, terdiri dari 20 pengurus serikat dan 2 perwakilan manajemen. Pelatihan ini menghadirkan akademisi sekaligus praktisi hukum, Mohamad Fandrian Adhistianto yang membawakan dua sesi utama: pertama, “Hubungan Industrial Pancasila” yang mengulas nilai-nilai dasar Pancasila sebagai landasan membangun hubungan industrial yang tidak sekadar legal-formal, tetapi juga berlandaskan martabat dan kebersamaan. Kedua, sesi “Peran Serikat dalam Membangun Hubungan Industrial” yang mengajak peserta memahami lebih dalam strategi dan peran nyata serikat pekerja dalam menciptakan ruang kerja yang sehat, dinamis, dan saling menghargai.

Ketua SPNP UP Cirata, Arti Hapsari menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya jangka panjang memperkuat pemahaman bersama antara pekerja dan manajemen.

“Kami bersyukur pelatihan ini berjalan lancar dan penuh antusiasme. Ini momentum penting untuk memperdalam prinsip hubungan industrial yang harmonis dan membangun sinergi yang lebih solid,” ujar Arti. Ia juga mengapresiasi narasumber, manajemen UP Cirata, dan PSI atas dukungan penuh yang memungkinkan kegiatan ini terlaksana dengan baik.

Menurut Arti, kegiatan ini semakin berarti karena dilanjutkan dengan Rapat Kerja Tahunan Serikat Pekerja serta forum LKS Bipartit, yang menjadi ruang strategis dalam menyusun rencana kerja ke depan dan memperkuat dialog sosial antara pekerja dan manajemen.

“Semoga semangat kolaborasi ini terus terjaga demi terciptanya lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berkeadilan,” lanjutnya.

Lebih dari sekadar menyerap materi, para peserta merasakan manfaat praktis dari sesi yang berlangsung sejak pagi. “Pelatihan ini memberi kami banyak pemahaman baru,” ungkap Andika, yang juga menjadi pengurus SPNP UP Cirata.  “Kami jadi tahu betapa pentingnya relasi kerja yang adil, bagaimana pekerja dan pengusaha perlu saling memahami tanggung jawab dan peran masing-masing agar hubungan industrial bisa dijaga secara konstruktif.”

Andika menambahkan, pelatihan seperti ini sebaiknya dilanjutkan dan diperluas. “Akan lebih baik bila ke depan bisa melibatkan lebih banyak anggota serikat dan juga perwakilan pengusaha, agar tercipta pemahaman bersama yang lebih luas dan menyeluruh,” ujarnya penuh harap.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Public Services International - Indonesia Project

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca